Berita

Konflik Iran dan Israel Menyebabkan Gangguan Navigasi Kapal di Teluk Persia

Konflik Iran dan Israel Menyebabkan Gangguan Navigasi Kapal di Teluk Persia

JERUSALEM – Konflik antara Iran dan Israel telah mengakibatkan gangguan pada sinyal navigasi kapal bagi sekitar 900 kapal yang melintasi Selat Hormuz dan Teluk Persia. Data dari Starboard Maritime Intelligence dan Bloomberg menunjukkan bahwa sejumlah kapal bergerak secara tidak wajar, seperti bergerak dalam garis lurus yang aneh, berbelok tajam di tengah laut, bahkan muncul di daratan.

Sejak Jumat lalu, gangguan ini telah mempengaruhi berbagai jenis kapal, termasuk tanker minyak, kapal kargo, kapal tunda, dan kapal nelayan. Para nahkoda kini lebih bergantung pada radar, kompas, dan penglihatan langsung mereka, yang meningkatkan risiko terjadinya tabrakan.

Joint Maritime Information Center (JMIC), sebuah satuan tugas angkatan laut internasional yang memantau kawasan ini, memperingatkan pada Minggu bahwa ada "gangguan ekstrem" terhadap sinyal dari pelabuhan Iran di Bandar Abbas. Namun, JMIC menegaskan bahwa belum ada indikasi potensi blokade di Selat Hormuz, yang merupakan jalur perdagangan minyak dunia yang sangat penting.

"Ini bukan waktu dan tempat yang tepat untuk mengalami gangguan sistem navigasi yang tidak dapat menunjukkan posisi secara akurat," kata Mark Douglas, seorang analis di Starboard.