Pramono-Rano Karno Ajak Kader PDIP Jakarta untuk Kritik: Jangan Ragu!
Pramono-Rano Karno Ajak Kader PDIP Jakarta untuk Kritik: Jangan Ragu!
JAKARTA – Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno, meminta ribuan kader PDI Perjuangan (PDIP) untuk memberikan kritik dan saran selama masa kepemimpinan mereka di Jakarta dalam lima tahun ke depan. Kritik tersebut bisa disampaikan secara langsung atau melalui Fraksi PDIP di DPRD Jakarta.
Pernyataan ini disampaikan dalam acara halalbihalal bertema ‘Terima Kasih Perjuangan Rakyat Jakarta’ di Jakarta International Velodrome (JIV), Rawamangun, Jakarta Timur pada Minggu, 27 April 2025.
Breaking News: Anggota DPRD Jakarta, Brando Susanto, meninggal dunia saat memimpin acara halalbihalal di atas panggung.
Pramono dalam sambutannya menyatakan, “Kami mohon doa, dukungan, dan support. Jika ada hal yang tidak sesuai, kritiklah sekeras-kerasnya. Bagi saya dan Bang Dul, kritik adalah vitamin. Jangan ragu-ragu. Jika ada sesuatu, sampaikanlah, baik langsung kepada saya dan Bang Doel atau melalui fraksi kita di DPRD Jakarta.”
Sementara itu, Rano menyatakan komitmennya bersama Pramono untuk membangun Jakarta selama lima tahun ke depan. “Perjuangan telah dimulai. Alhamdulillah, tiga bulan ini saya bersama Pak Gub ada di Balai Kota dan insyaallah kami siap bekerja. Apakah Anda siap bekerja?” tanya Rano kepada para kader PDIP.
“Siap,” jawab ribuan kader PDIP serempak.
Berita Terkait: Jenazah Bunda Iffet diberangkatkan dari Jalan Potlot menuju TPU Karet Bivak.
Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik Gubernur Jakarta, Chico Hakim, menyebut acara halalbihalal ini bertujuan memperkuat sinergi dan soliditas dalam menyikapi pemerintahan di Jakarta lima tahun ke depan. “Ini adalah Halalbihalal internal PDI Perjuangan untuk mempererat silaturahmi setelah kampanye. Alhamdulillah, Mas Pram dan Bang Doel diberi amanah oleh warga Jakarta untuk memimpin. Ini adalah momentum silaturahmi yang diharapkan dapat memperkuat sinergi dan soliditas dalam rangka menyikapi jalannya pemerintahan di DKI Jakarta selama lima tahun ke depan, baik melalui dukungan maupun kritik,” ujar Chico.
