Profil Komaruddin Simanjuntak, Jenderal Purnawirawan Siap Mendukung Presiden Prabowo
Profil Komaruddin Simanjuntak, Jenderal Purnawirawan Siap Mendukung Presiden Prabowo
JAKARTA – Pelaksana tugas Ketua Umum Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Mayjen TNI (Purn) Komaruddin Simanjuntak menyatakan siap mendukung Presiden Prabowo Subianto sepenuhnya. Hal ini berkaitan dengan purnawirawan TNI yang mengajukan delapan tuntutan kepada Prabowo, termasuk wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Pak Prabowo percayalah bahwa bapak tidak sendirian. Di samping kami yang hadir semua di sini bapak bisa menyaksikan betapa bangganya seluruh purnawirawan Indonesia yang bapak lihat di depan layar,” ujar Komaruddin dalam acara Halalbihalal Purnawirawan TNI AD dan Keluarga Besar TNI-Polri di Balai Kartini, Jakarta, pada Selasa (6/5/2025).
Menurutnya, PPAD mendukung sepenuhnya program, kebijakan, dan langkah Prabowo sebagai pemimpin negara. Para purnawirawan merasakan dan menyaksikan langsung semangat Indonesia maju di bawah kepemimpinan Prabowo.
Purnawirawan merasa bangga melihat bangsa ini terus melangkah dengan penuh keyakinan menuju masa depan yang kuat, maju, dan dihormati di dunia.
“Peran Indonesia dalam forum internasional kini semakin signifikan dan semua itu merupakan hasil dari kepemimpinan bapak yang visioner dan berakar kuat pada nilai-nilai luhur bangsa,” katanya.
Ingin tahu lebih dalam tentang sosok Komaruddin Simanjuntak yang dengan tegas mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran? Berikut penjelasannya.
Profil Mayjen TNI (Purn) Komaruddin Simanjuntak
Komaruddin adalah jenderal bintang dua yang lahir pada 10 Januari 1960. Selama masa dinasnya, ia pernah menjabat sebagai Kasdam II/Sriwijaya (2015), Aster Kasad (2016), dan Pangdam IX/Udayana (2017).
Lulusan Akademi Militer tahun 1985 ini memiliki keahlian di bidang Infanteri. Ketika berpangkat Kolonel, dia menjabat sebagai Asops Danpaspampres, Dosen Madya Seskoad, Dosen Utama Seskoad, dan Danrem 101/Antasari (2011).
Setelah pecah bintang menjadi Brigjen TNI, Komaruddin menjabat sebagai Dirdik Kodiklat TNI AD (2012) dan Waaster Kasad (2013).
Dia memiliki pengalaman penugasan operasi dalam negeri yakni Operasi Tim Tim tahun 1992, Operasi Rajawali tahun 1995, Operasi Bakti TNI tahun 1996, Operasi Pamrahwan Ambon tahun 2000, dan Operasi Aceh tahun 2005.
Sementara itu, pengalaman penugasannya di luar negeri termasuk Malaysia (1993), Singapura (2007), Australia (2007), Kamboja (2007), Filipina (2007), dan tahun 2008 di Peru, Jerman Barat, Jepang, serta Iran.
