politik

Trump Instruksikan Pembukaan Kembali Penjara Alcatraz untuk Pelaku Kejahatan Berat di AS

Trump Instruksikan Pembukaan Kembali Penjara Alcatraz untuk Pelaku Kejahatan Berat di AS

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa dia telah memerintahkan pihak berwenang untuk membangun kembali dan membuka kembali penjara Alcatraz.

Penjara Alcatraz adalah fasilitas penahanan federal terkenal yang terletak di sebuah pulau kecil di California dan telah ditutup enam dekade yang lalu.

“Penjara tersebut akan menampung pelaku kejahatan paling berbahaya dan kejam di Amerika,” tulis Trump di platform Truth Social miliknya, sambil menambahkan bahwa kapasitas fasilitas tersebut akan diperbesar secara signifikan.

Penjara Alcatraz dihentikan operasionalnya pada tahun 1963 karena tingginya biaya operasional setelah beroperasi selama hanya 29 tahun, berdasarkan data dari Biro Penjara AS.

Pasca penutupan, penjara ini kini menjadi destinasi wisata.

Berlokasi dua kilometer dari pantai San Francisco dengan kapasitas maksimum 336 tahanan, penjara ini pernah menampung sejumlah penjahat terkenal, termasuk bos mafia era Larangan, Al Capone, dan menyaksikan berbagai upaya pelarian yang dramatis oleh para narapidana.

Trump telah menjadikan kebijakan tegas terhadap kejahatan—khususnya yang dilakukan oleh para migran—sebagai salah satu fokus utama dalam periode kedua kepemimpinannya di Gedung Putih.

“Ketika kita serius sebagai sebuah negara, di masa lalu, kita tak segan untuk menahan penjahat paling berbahaya dan menjaga jarak mereka dari orang-orang yang bisa mereka sakiti. Itu yang seharusnya dilakukan,” tulis Trump, seperti dikutip dari BERITA88, Senin (5/5/2025).

“Kami tidak akan lagi mentolerir para pelaku kejahatan berantai yang menyebarkan kekacauan, pertumpahan darah, dan gangguan di jalan-jalan kita,” tegas Trump.