politik

Greta Thunberg dan Aktivis Kapal Madleen Ditahan Israel, Felix Siauw Mendorong Pemerintah Bertindak

Greta Thunberg dan Aktivis Kapal Madleen Ditahan Israel, Felix Siauw Mendorong Pemerintah Bertindak

JAKARTA – Pendakwah dan cendekiawan muslim, Ustaz Felix Siauw, mengajak masyarakat untuk mendorong pemerintah mengambil tindakan atas penahanan aktivis kemanusiaan Greta Thunberg dan 11 rekannya oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF). Felix juga menyerukan tokoh politik dan akademisi untuk bersuara mendukung mereka yang ditahan otoritas Israel dari kapal bantuan Madleen yang sedang membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza, Palestina.

Felix Siauw menyampaikan, “Karena itu teman-teman sekalian, gunakan platform kita untuk menekan pemerintah agar bertindak, membuat tokoh-tokoh politik merasa tidak nyaman jika tidak berbicara tentang ini, dan membuat akademisi merasa bersalah jika diam tentang Baitul Maqdis, Gaza, atau Palestina,” ujarnya melalui Instagram pada Selasa (10/6/2025).

Felix menjelaskan tentang Kapal Madleen Freedom Flotilla Coalition dan Global March to Gaza. “Beberapa hari terakhir, ada upaya untuk menembus blokade Gaza, yang digalang dalam Global March to Gaza, melibatkan banyak negara, khususnya negara-negara barat,” katanya.

Dia menambahkan bahwa Global March to Gaza ini dilakukan melalui jalur darat maupun laut. “Dan yang paling terkenal, seperti yang Anda tahu, adalah jalur laut dimana satu kapal berisi 12 aktivis kemanusiaan. Kapal itu dinamai Madleen, terinspirasi dari seorang nelayan Gaza,” jelasnya.

Kapal Madleen berangkat dari Catania, Italia sejak 1 Juni 2025 menuju Gaza, dan merupakan bagian dari Freedom Flotilla Coalition.